Domain Gratis CO CC

 

Bayi Berkepala Dua Berawal Dari Mimpi

Posted by luigi on Jul 25, 2009 in Berita |
Badrun langsung teringat mimpi Nurhayati begitu mengetahui kelahiran bayi pertamanya yang tidak normal. Bayi berkepala dua itu terlahir dari pasangan Badrun (33) dan Nurhayati (23).
“Saat kandungan anak saya berusia tujuh bulan, istri pernah bemimpi. Dalam mimpinya, anak kami berkepala dua. Waktu itu saya cuma bilang, yang namanya mimpi itu hanya bunga tidur,” cerita Badrun kepada detikcom di sela-sela jumpa pers di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Riau, Sabtu 25 Juli 2009.
Cerita mimpi sang istri itu, lanjut Badrun, tidak terlalu diambil pusing. Dia menganggap hal itu hanya rasa khawatir istrinya. Tapi rupanya apa yang ada dalam mimpi sang istrinya itu sekitar dua bulan yang lalu, justru jadi kenyataan.
“Waktu istri saya bercerita soal mimpinya, sama sekali saya tidak terlalu menanggapi serius. Namun saat anak saya lahir dan melihat kenyataan itu, saya kembali teringat akan mimpinya. Ternyata mimpi istri saya menjadi kenyataan,” kata Badrun warga Tembilahan, Ibukota Indragiri Hilir.
Kini Badrun hanya bisa pasrah atas cobaan yang diberikan dari Yang Maha Kuasa. “Walau anak saya tidak normal, saya tetap berharap kalau bisa dioperasi, biarkan dia hidup,” katanya dengan nada lirih.

Badrun langsung teringat mimpi Nurhayati begitu mengetahui kelahiran bayi pertamanya yang tidak normal. Bayi berkepala dua itu terlahir dari pasangan Badrun (33) dan Nurhayati (23).

detiknews.com

detiknews.com

“Saat kandungan anak saya berusia tujuh bulan, istri pernah bemimpi. Dalam mimpinya, anak kami berkepala dua. Waktu itu saya cuma bilang, yang namanya mimpi itu hanya bunga tidur,” cerita Badrun kepada detikcom di sela-sela jumpa pers di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Riau, Sabtu 25 Juli 2009.

Cerita mimpi sang istri itu, lanjut Badrun, tidak terlalu diambil pusing. Dia menganggap hal itu hanya rasa khawatir istrinya. Tapi rupanya apa yang ada dalam mimpi sang istrinya itu sekitar dua bulan yang lalu, justru jadi kenyataan.

“Waktu istri saya bercerita soal mimpinya, sama sekali saya tidak terlalu menanggapi serius. Namun saat anak saya lahir dan melihat kenyataan itu, saya kembali teringat akan mimpinya. Ternyata mimpi istri saya menjadi kenyataan,” kata Badrun warga Tembilahan, Ibukota Indragiri Hilir.

Kini Badrun hanya bisa pasrah atas cobaan yang diberikan dari Yang Maha Kuasa. “Walau anak saya tidak normal, saya tetap berharap kalau bisa dioperasi, biarkan dia hidup,” katanya dengan nada lirih.

1 Comment

afinze
Jan 28, 2010 at 4:18 PM

knp hal itu bs terjadi?
apakah ada hubungannya dg makanan ibu yg dikonsumsi waktu hamil dan hormon yg terdapat pd ibu saat hamil??

kasihan ank malang itu….selamatkan dunk dok bantuin dia mau hidup….


 

Reply

Copyright © 2010 - Blog Jimmy - is proudly powered by WordPress. Theme by Laptop Geek. Proudly hosted by MWN. W3C XHTML Validator