Domain Gratis CO CC

Grazie Craft

 

Penduduk Banten tertular HIV/AIDS sebanyak 1.444 jiwa

Posted by luigi on Jul 2, 2009 in Berita |

Penduduk Provinsi Banten yang positif tertular penyakit HIV/AIDS sebanyak 1.444 jiwa. Seluruh warga diharapkan melakukan pencegahan dini, sehingga penyakit itu tidak menyerang warga lainnya.

wikipedia.org

wikipedia.org

Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banten, Arif Mulyawan pada hari Rabu 01 Juli 2009 mengatakan “Dari 1.444 jiwa itu di antaranya sebanyak 54 orang dilaporkan meninggal dunia.” Arif mengatakan, saat ini penularan penyakit virus HIV/AIDS di Banten sudah sangat mengkhawatirkan bahkan di tingkat nasional nomor urut ketujuh.

Sebagian besar penularan HIV/AIDS akibat penyalahgunaan narkoba melalui jarum suntik dan hubungn seks bebas dengan gonta-ganti pasangan. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada berbagai lapisan masyarakat agar melakukan pencegahan dini mulai ditanam dari keluarga dan lingkungan.

Penularan penyakit mematikan dan kini belum ada obatnya itu dikhawatirkan meluas, apabila tidak segera dilakukan pencegahan dini. “Kami terus melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang bahaya virus HIV/AIDS. Sebab, bila kita terkena penyakit itu dipastikan akan meninggal dunia,” katanya.

Menurut dia, penularan virus HIV/AIDS merupakan ancaman bagi kalangan remaja karena penderita sebagian besar berusia produktif. Penyebab merebaknya penyakit tersebut, ujar dia, akibat pergaulan dan lingkungan yang tidak baik.

Bahkan, para pederita juga banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk bertekad memerangi narkoba dan seks bebas yang menimbulkan penularan penyakit tersebut.

Di tempat terpisah, Ketua Pelaksana KPA Banten, HM Masduki, saat dihubungi, mengatakan, pihaknya merasa prihatin sejak 2003-2009 jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 1.444 orang dan 54 meninggal dunia.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada walikota dan bupati agar mendirikan klinik voluntary counselling and testing (VCT) di rumah sakit daerah, seperti di RSUD Serang. “Jika daerah itu memiliki VCT tentu bisa mendeteksi dini dan penanganan lebih awal bagi penderita,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar tidak mengucilkan penderita HIV/AIDS. Masyarakat tetap memberikan support atau semangat agar mereka memiliki kepercayaan tinggi untuk berkreasi dan berkarya. “Saya kira bila penderita HIV/AIDS jangan sampai dikucilkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Related Posts

Tags: , , , ,

3 Comments

hidupituindah.com
Aug 18, 2009 at 10:25 AM

stigma dan diskriminasi lebih membubuh daripada virus HIVnya sendiri…


 
annisa
Nov 29, 2009 at 7:17 PM

siapa menanam badai, dia pasti akan menuai bencana. mangkenye kalo g mo jd ODHA, jgn sek bebas atuh. jgn Narkoba donk. n’ pastinye terapkan sistem islam. cz Islam punya solusi tuntas untuk berantas HIV AIDS,tmasuk gmn caranye mpelakukkn ODHA. Setuju…??


 
| MelatoninFaq
Dec 7, 2009 at 7:08 PM

HIV is a nasty disease. Once you get it, there is no cure for it. Safe sex and abstinence is the only way to avoid getting it.


 

Reply

 

Copyright © 2012 - Blog Jimmy - is proudly powered by WordPress. Theme by Laptop Geek. Proudly hosted by mddhosting. W3C XHTML Validator