Mantan pebulutangkis Indonesia Indra Gunawan meninggal dunia
Mantan pelatih pelatnas dan pebulutangkis nasional Indra Gunawan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Minggu 7 Juni 2009 pukul 06.55. Pria kelahiran 23 September 1947 itu pernah menjadi juara Asian Games 1970 pada nomor ganda, juara Asia 1971, dan tergabung dalam tim Piala Thomas Indonesia pada tahun 1970 dan 1973 ini meninggal di usia 61 tahun karena penyakit kanker usus.
Istrinya, Dewi Mirida yang mendampingi Indra saat menghembuskan napas terakhir kalinya mengatakan “Dia kelihatan sangat tenang, seperti orang tidur saja.” Ia juga mengatakan “Bapak minta dicarikan shinse akupuntur karena seminggu sebelumnya Indra memaksa pulang ke rumah meskipun masih harus menjalani pengobatan radiasi satu kali lagi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).”

kompas.com
Waktu itu Indra merasa kesakitan di bagian kepala dan sempat mengalami pengobatan akupuntur. Pada hari Kamis 4 Juni 2009 pagi, Indra mengalami kejang dua kali, kemudian dilarikan ke RS Pantai Indah Kapuk, rumah sakit yang terdekat dari tempat tinggalnya. Pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2009, kondisi Indra terus memburuk dan sudah sulit bernapas. Saat itu, Indra bahkan membutuhkan bantuan selang untuk mendapat asupan makanan. “Pagi tadi, saya lihat bapak sempat susah tarik napas, terus kondisinya tambah lemah. Bapak tidak sempat berpesan apa-apa, sebab beliau sudah tidak bisa bicara lagi
Jenazah Indra yang semasa hidupnya pernah berkarir sebagia pelatih bulutangkis di Malaysia itu disemayamkan di ruang A dan B rumah duka Atmajaya mulai hari Senin tanggal 8 Juni 2009 siang dan dikebumikan pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2009 di Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Selamat Jalan Bung Indra Gunawan.


