Domain Gratis CO CC

 

Sebagian dari acara Termehek mehek memang rekayasa

Posted by luigi on Jun 12, 2009 in Film |

Fetty Fajriati Misbach, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) seusai sosialisasi hasil pemantauan KPI di Batam hari Kamis tanggal 11 Juni 2009 mengatakan “Program televisi Termehek-mehek (Trans TV) membohongi penonton karena tidak seluruh tayangan berdasarkan realitas. Mereka bilang itu reality show, padahal bukan. Ini membohongi masyarakat.”

Dalam bahasa gaul, termehek-mehek mempunyai arti menangis tersedu-sedu. Termehek-mehek merupakan salah satu program yang dianggap paling disukai oleh pemirsa. Acara ini muncul sekitar Mei 2008 dan segera menarik perhatian mayoritas pemirsa TV. Ide acara ini adalah membantu mencari seseorang yang lama hilang. Ceritanya begitu memesona karena dibuat seakan-akan nyata dan dengan sebenarnya terjadi.

Menurut Fetty, tayangan termehek-mehek telah dibumbui skenario yang didramatisasi. Sudah seharusnya tim program Termehek-mehek jujur dengan menyebut acara itu sebagai drama reality, bukan reality show. Tayangan tersebut seolah-olah nyata karena diakhir acara ada pemberitahuan kira-kira berbunyi, tayangan ini telah mendapatkan persetujuan semua pihak yang terlibat, membuktikan pembohongan,” kata Fetty.

wartakota.co.id

wartakota.co.id

Perwakilan Trans Corporation, Panca, mengakui bahwa Termehek-mehek tidaklah murni kisah nyata, melainkan sebuah drama reality. Beliau mengatakan “Dari awal, kita maunya drama reality, tetapi AC Nielsen tidak memiliki genre itu.”

Berdasarkan data AC Nielsen pada akhir tahun 2008, Termehek-mehek merupakan program paling populer dengan raihan rating 7,2 poin dan share 27,3 persen. Angka-angka ini tertinggi dari semua acara reality show di beberapa stasiun televisi.

Cara gampang mengenali bahwa acara ini adalah rekayasa bisa diperhatikan dari kualitas suara yang jernih ketika terjadi percakapan antara host, klien dan target. Kejernihan suara itu karena adanya chip untuk mikrofon yang biasanya dipasang di baju.Termehek-mehek hampir semua episode adalah rekayasa!

Arif, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta mengatakan “Jika penonton jeli, pasti akan tahu bahwa beberapa pemeran atau pemainnya adalah pemain sinetron meskipun hanya sebagai tokoh figuran. Jangan heran kalau kita mendapatkan seorang pelaku bermain di dua episode Termehek-mehek.”

Kepastian bahwa acara Termehek-mehek rekayasa diperoleh dari temannya yang pernah menjadi pemain dalam acara tersebut. “Sehari setelah dia tampil di acara itu, saya telepon dia. Ternyata di menjawab itu bohongan. Dia main seperti bintang film mengikuti skenario,” katanya.

Berdasarkan informasi dari salah satu karyawan Trans Corporation yang tidak mau disebut namanya mengatakan, “Hampir setiap hari di stasiun TV tempatnya bekerja diadakan casting atau seleksi bagi para pemain Termehek-mehek. Biasanya siang hari. Tidak ada tulisan “casting termehek-mehek” di tempat itu. Kalau ada tulisannya, entar semuanya tahu, kalau ini kan yang tau cuma orang kantor. Castingnya di lantai dasar dan memang nggak terlalu banyak sih,” ujarnya.

Planning & Schedule Dept Head Programming Division Trans TV menanggapi komentar masyarakat yang mengatakan acara Termehek-mehek direkayasa, Aries Ananda mengakui bahwa sebagian dari acara ini memang rekayasa namun ia membantah kalau cerita itu diambil bukan dari kisah asli.

”Ada yang memang kami reka adegannya karena narasumbernya tidak mau ditampilkan di televisi. Jadi biar acaranya menjadi baik, terpaksa dilakukan reka adegan. Namun, ceritanya sendiri merupakan kisah nyata,” ungkap Aries.

Pada situs jejaring sosial Facebook, terdapat grup anti-Termehek-mehek. Hingga kemarin, jumlah anggota grup ini mencapai 6.845 orang. Dalam grup dituliskan, ”group ini di dedikasikan untuk semua orang yang benci Termehek-mehek yang disiarkan oleh Trans TV, karena semua yang ada di sana adalah skenario dan tipuan dan benar benar tidak mendidik”.

Termehek-mehek adalah salah satu program yang dianggap paling disukai oleh pemirsa. Jam tayangnya yang prime time, yaitu pukul 18.15-19.00, hingga back song-nya yang keren dan syahdu membuat acara ini makin diminati. Acara ini disiarkan dua kali seminggu, yaitu setiap Sabtu dan Minggu.

Share this news on Facebook Share this news on Facebook

Share this news on Twitter Share this news on Twitter

20 Comments

pasha
Jun 12, 2009 at 3:42 PM

Berapa banyak sih, reality show yang rekayasa-nya sedikit? Tapi ada tuh reality show yang mau saya ikutin, Kena Deh di antv. Lumayan, dapet duit….


 
martik
Jun 22, 2009 at 12:03 PM

namanya juga dunia entertaiment, apa sih yang gak rekayasa..yang penting bisa menghibur pemirsa dan dapat duit, lagian acara termehek -termehek kan banyak unsur positif nya juga, dan seperti yg saya lihat emang 55 persen setiap episode yg ditayangkan di acara termehek-mehek adalah reality show tapi yang buat menarik sih emank acara yg ditayangkan itu di angkat dari kisah nyata…..Sukses aj deh buat tim termehek-mehek…..


 
monica
Jul 12, 2009 at 1:49 PM

wah termehak mehak skrng sdh tdk disukai lg


 
Termehek Tolol
Aug 9, 2009 at 3:44 AM

Jijik gw liat acara beginian…
gw liat 1 episode aja uda keliatan kalo rekayasa…
kok bisa2nya nya sih acara ginian dipertahanin?
apalagi kalo liat actingnya cewe2 yg berlebihan banged thu kalo marah2, kayak lonte2 yang mulutnya ga disekolahin… berantem nya kurang seru, kalo tonjok2an sampe memar/ luka donk? sama kaya curhat nya anjasmara di tpi.. pemain nya aja banyak yang sama… dasar relaity show kampungan, penipu…. bikin malu reality show indonesia dasar SAMPAHHHHH^^


 
micl
Aug 16, 2009 at 7:18 PM

dulunya aku dan istriku suka banget nonton acara ini tapi setelah beberapa kali nonton lantas ada terlihat ada berapa orang yang kelihatan pernah beberapa kali muncul di episode sebelumnya…aku berpikir acara ini rekayasa….PEMBOOOOOOHONGAN PEMIRSA….
sejak itu akhirnya kita ngak pernah nonton lagi…kalau ada acara ini langsung kita ganti canel…
…muak ngeliatnya.!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


 
micl
Aug 16, 2009 at 7:26 PM

Memang ini adalah relity show kampungan…harusnya acara ini dibredel aja sama (KPI) Komisi Penyiaran Indonesia…biar ngak siaran….sekalian juga acara CURHATNYA…anjasmara….acara nagt berbmutu itu…beginikah kualitas SDM intertaint kita..


 
Jarno dan Yoyok
Sep 10, 2009 at 4:30 PM

kalau mau bikin acara ini selesai sebenernya gampang. Alat ukur di industri TV terestrial seperti TransTV adalah rating dan/atau share. definisi sederhananya adalah seberapa banyak orang yg nonton acara tersebut. angka rating dan/share yg tinggi berarti banyak penonton yg menyaksikan program tsb. dgn banyak orang nonton, artinya banyak yg mau masang iklan di program tsb. iklan adalah pendapatan utama bagi stasiun tv terestrial. jadi kl pengen program ini ditutup, caranya gampang, ya jangan nonton acara itu, ajak orang2 di sekitar anda. terutama bagi anda yg tinggal yg dikota yg dijadikan sample rating/share seperti jakarta, surabaya, bandung, medan, banjarmasin, makassar. memang di Indonesia belum di semua kota dihitung rating. otomatis, dalam waktu yg gak terlalu lama pasti acara tersebut istilahnya pre-empted. memang harus kita sadari bahwa secara umum selera penonton TV di Indonesia masih seperti itu. Sinetron, drama reality, dll. Stasiun TV sih mengikuti selera penonton aja, apa yg laku pada saat itu.

gracias…!!!


 
ruki
Oct 29, 2009 at 7:31 AM

gimana gak tambah goblok penonton indonesia


 
AMIRA
Nov 2, 2009 at 7:29 AM

STUJU!!!
Aduh plis deh brenti napa ngibulin masyarakat,,


 
tika
Nov 25, 2009 at 8:43 PM

menurut aku, itu biasa jah…
itukan cara mereka sendiri buat menarik perhatian pemirsa!!!
jadi wajar jakan?


 
panjul
Dec 23, 2009 at 4:35 PM

yaaaaaaaaa segitunya sih

pembohongan publik kok dipiara


 
joni
Jan 13, 2010 at 6:15 AM

makanya jangan liat TV …….isinya banyak maksiatnya….yang namanya tv yang penting laku jualanya .nggak peduli urusan moral,agama,kekributan,pornografi….yang penting laku..dan rating tinggi


 
tenk
Jan 24, 2010 at 8:10 PM

Rada bingung saya lihat komen teman2.
1. Gak senang gak usah tonton.
2. Kalo menurut saya ini jauh kebih baik, karena diambil dari kisah nyata, so kita bs belajar.
Menurutku jauh lebih muak film2 yg 100% yg jauh dri kenyataan. Lakon yang selalu menanglah, kisah percintaan. Dikeroyok 100 org aja bs menang.Ditembak gak kena-kena. haha.. Namun sah2 aja kalo org senang. Namanya hiburan..Kita gak bs protes. Buat gw itu lebih jijay, gak masuk akal, dan gak ada hikmahnya…Termehek mehek walau direkaysa adegannya setidaknya itu pernah terjadi, sehingga kt bs paham realitasnya spt itu…Kalo film2?dunia angan2….


 
TERMEHEK-MEHOK
Feb 2, 2010 at 10:35 AM

DASAR ACARA PENIPU…nipuu abiees


 
Bambaccexeree
Feb 27, 2010 at 10:06 PM

Hi,

I am new here..First post to just say hi to all community.

Thanks


 
S Margo Mulyo
Mar 19, 2010 at 3:57 PM

Sebaiknya acara " TERMEHEK – MEHEK " DIHAPUS / DI CEKAL SAJA, karena acara itu sangat tidak mendidik Masyarakat.
Apalagi banyak unsur kekerasannya dari pada hiburannya.
Ayo Anggota Dewan, jangan duduk manis aja, cermati setiap acara di TV yang sangat ‘ MERUSAK generasi muda kita.


 
syl
Apr 7, 2010 at 4:22 PM

kalo boleh tau, dari mana anda mendapat data mengenai tulisan ini?


 
husen nugraha
Apr 13, 2010 at 1:03 PM

Enakan nonton IPIN dan UPIN


 
samudra
Jun 28, 2010 at 1:13 PM

saya mah dari dulu udeh tau,liat aja action mereka bohong


 
coy
Jul 30, 2010 at 8:15 PM

judulnya di ganti aja "Terngehek-ngehek"


 

Reply

Copyright © 2010 - Blog Jimmy - is proudly powered by WordPress. Theme by Laptop Geek. Proudly hosted by MWN. W3C XHTML Validator