Penjual Adalah Raja

Buah Semangka (wikipedia)
Ada seorang Bapak mau beli buah semangka untuk 3 anaknya. Maka pergilah ia ke pasar terdekat. Sesampai di pasar, dia mendatangi penjual semangka. Dia melihat suatu tulisan yang eye catching “Tidak merah tidak manis, uang kembali“. Lalu dia bertanya kepada si Penjual “Pak ini bener nih Tidak merah tidak manis uang kembali?,” tanya si Bapak. Jawab si penjual, bener Pak.
Lalu si Bapak membeli 2 buah semangka. Si penjual lalu mengikat semangka tersebut dengan menggunakan tali rafiah. Setelah bayar si Bapak langsung tancep gas menuju ke rumah. Dikarenakan di pasar tersebut banyak gerobak-gerobak lalu lalang, pejalan kaki, sepeda motor de el el maka suatu ketika, untuk menghindari motor yang lain, si Bapak melakukan penghindaran yang luar biasa sampe sampe dua semangka yang baru dibelinya jatuh. Yang satu jatuh menggelinding, yang satu lagi jatuh langsung ke tanah dan byarrr.
Semangka kedua pecah berbelah belah. Lalu si Bapak melihat bahwa semangka tersebut pucat warnanya, warna pink, tidak merah seperti yang dikatakan si penjual. Pikir si Bapak, ehmm kata si Penjual, Tidak merah tidak manis uang kembali. Sedangkan sekarang semangkanya pucat. Si Bapak bergegas menuju ke si Penjual semangka untuk meminta uangnya karena juga belum terlalu jauh,” pikir si Bapak.
Sesampai ke tempat si penjual semangka si Bapak berkata “Pak, karena Bapak mengikat semangkanya tidak kuat, maka semangkanya jatuh.” Dan lihat Pak semangka-semangka ini warnanya pucat, tidak merah seperti yang Bapak tawarkan ke saya.
Si penjual memutar otak untuk mencari akal. Dan dia menemukannya, aha. Si penjual berkata “Pak Pak, orang aja kalo jatoh dari motor aja bisa pucat, apalagi semangka.”
Mohon maaf jika ada kesamaan karakter, tempat dan waktu. Ini hanyalah sebuah cerita humor saja. Peace



sebernanya kamu itu lucu. .. tapi kurang latihan aja. . .
wkwkwkwkwkwkkwwk
latihan lagi sana. . .
khumar,
Thanks bro khumar dah bilang saya lucu
-jimmy