<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Jimmy &#187; pulau faroe</title>
	<atom:link href="http://www.jimmyzakaria.com/tag/pulau-faroe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jimmyzakaria.com</link>
	<description>Mari lihat sekitar kita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 08:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Ikan Paus riwayatmu kini</title>
		<link>http://www.jimmyzakaria.com/berita/ikan-paus-riwayatmu-kini</link>
		<comments>http://www.jimmyzakaria.com/berita/ikan-paus-riwayatmu-kini#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 15:22:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[denmark]]></category>
		<category><![CDATA[foto ikan paus]]></category>
		<category><![CDATA[gambar ikan paus]]></category>
		<category><![CDATA[hvalvik]]></category>
		<category><![CDATA[ikan paus]]></category>
		<category><![CDATA[ikanpaus]]></category>
		<category><![CDATA[lamalera]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[pulau faroe]]></category>
		<category><![CDATA[woc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jimmyzakaria.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Ada suatu tradisi tahunan penduduk Hvalvik, pulau Faroe, Denmark  yaitu menangkap ikan paus (whale) untuk dikonsumi dagingnya bersama sama. Pembantaian paus baru-baru ini terjadi pada tanggal 23 Mei 2009 lalu. Tradisi ini dilakukan setiap tahun dan telah berlangsung lebih dari 1.000 tahun. Penduduk sekitar memburu paus-paus yang malang tersebut dalam sebuah acara tradisional yang bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada suatu tradisi tahunan penduduk Hvalvik, pulau Faroe, Denmark  yaitu menangkap ikan paus (whale) untuk dikonsumi dagingnya bersama sama.</p>
<p><span id="more-829"></span><a href="http://foto.detik.com/readfoto/2009/05/28/163443/1138816/157/1/tradisi-pembantaian-paus-di-faroe">Pembantaian paus baru-baru ini</a> terjadi pada tanggal 23 Mei 2009 lalu. Tradisi ini dilakukan setiap tahun dan telah berlangsung lebih dari 1.000 tahun.</p>
<p>Penduduk sekitar memburu paus-paus yang malang tersebut dalam sebuah acara tradisional yang bernama Faroese. Pertama-tama mereka mengikat setiap ekor paus dengan tali agar tidak kabur lalu membawanya ke dalam teluk lalu membantainya. Lebih dari 180 paus dibantai oleh penduduk Hvalvik, pulau Faroe, Denmark.</p>
<div id="attachment_830" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-830" title="Pembantaian Ikan Paus di Faroe" src="http://www.jimmyzakaria.com/wp-content/uploads/2009/05/ikan_paus_di_faroe.jpg" alt="foto.detik.com" width="450" height="252" /><p class="wp-caption-text">foto.detik.com</p></div>
<p>Darah paus tersebut kemudian memerahkan laut. Daging paus tersebut tidak dijual melainkan dibagi-bagikan ke penduduk sekitar.</p>
<p><a href="http://www.anbti.org/index.php?page=news-01-nelayan-lamalera-tangkap-20-ikan-paus-pertahun">Tradisi yang sama juga terdapat di Indonesia</a> tepatnya di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).  Dalam kurum waktu 48 tahun terakhir sejak 1959 hingga 2007, nelayan Lamalera sudah menangkap sekitar 838 ikan paus dengan cara tradisional.</p>
<p>Peneliti mamalia laut dari APEX Environmental Program Cetacean Laut Asia-Pasific, Dr Benjamin Kahn mengatakan bahwa pada saat musim berburu antara bulan April sampai Juni , rata-rata tiap tahun nelayan Lamalera menangkap 20 ekor paus.</p>
<div id="attachment_831" class="wp-caption aligncenter" style="width: 348px"><img class="size-full wp-image-831" title="Ikan Paus di NTT" src="http://www.jimmyzakaria.com/wp-content/uploads/2009/05/ikan_paus_di_ntt.jpg" alt="anbti.org" width="338" height="480" /><p class="wp-caption-text">anbti.org</p></div>
<p>“Jika perburuan yang dilakukan oleh nelayan Lamalera tersebut menjadi sebuah ancaman terhadap mamalia laut maka ikan paus tidak akan bermuncunlan lagi di wilayah perairan sekitar Lamalera yang tak jauh dari Laut Sawu yang bakal dijadikan sebagai konservasi nasional untuk melindungi mamalia laut tersebut,” katanya.</p>
<p>Bagaimana menurut pendapat Anda?</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1916" title="Share this news on Facebook" src="http://www.jimmyzakaria.com/wp-content/uploads/2009/07/share_facebook.jpg" alt="Share this news on Facebook" width="14" height="14" /> <a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.jimmyzakaria.com/berita/ikan-paus-riwayatmu-kini">Share this news on Facebook</a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2498" title="Share this news on Twitter" src="http://www.jimmyzakaria.com/wp-content/uploads/2009/10/share_twitter.jpg" alt="Share this news on Twitter" width="14" height="14" /> <a href="http://twitthis.com/twit?url=http://www.jimmyzakaria.com/berita/ikan-paus-riwayatmu-kini">Share this news on Twitter</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jimmyzakaria.com/berita/ikan-paus-riwayatmu-kini/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

