Korea Selatan Membangun Pusat Kloning Khusus Anjing

Perusahaan Bioteknologi Korea Selatan, RNL Bio akan membangun pusat pengembangan teknologi kloning khusus Anjing di tengah kontroversi terkait pengembangan teknologi kloning. Rencananya dari pusat pengembangan tersebut akan dihasilkan sekira 1000 anjing hasil kloning per tahun.
“Kami sangat membutuhkan fasilitas tersebut untuk menyediakan dan mengembangkan anjing-anjing hasil kloningan,” ujar Direktus RNL Bio, Cho Seong-Ryul seperti dilansir AFP, Minggu 16 Agustus 2009.
Pusat penelitian dan pengembangan kloning anjing tersebut diperkirakan akan menyerap sekira USD 5 juta untuk pengembangan kloning anjing dan bahkan serigala. Fasilitas pusat pengembangan dibangun di lokasi Yongin, sebelah selatan kota Seoul.
Sebenarnya, RNL Bio bukanlah pusat pengembangan teknologi kloning pertama di dunia sebelumnya, perusahaan Amerika Serikat, BioArts juga telah mengembangkannya di San Fransisco. RNL Bio sebelumnya sukses mengkloning empat ekor anjing yang kini sedang dilatih di Jepang dan Korea untuk menjadi pelacak penderita kanker.


