Perusahaan Elektronik Ramah Lingkungan Menurut Greenpeace

Greenpeace
Greenpeace, lembaga pecinta lingkungan mendapuk Nokia di posisi teratas dalam daftar perusahaan elektronik dengan produk yang ramah lingkungan. Vendor ponsel asal Finlandia tersebut dikuntit oleh Sony Ericsson dan Philips di posisi kedua dan ketiga.
Sementara posisi Toshiba dan Samsung anjlok dan keluar dari sepuluh besar setelah dianggap gagal menghilangkan bahan berbahaya dari produknya. Mereka dinilai gagal untuk memenuhi komitmen menghilangkan bahan PVC (Polyvinyl Chloride) dan BFR (Brominated Flame Retardants) dalam produk mereka.
Sebagai informasi PVC dan BFR digunakan untuk mencegah produk elektronik dari bahaya kebakaran. Tapi sayangnya, kedua bahan ini kurang ramah lingkungan dan cukup berbahaya bagi kesehatan.
Greenpeace menilai beberapa perusahaan elektronik telah membuat kemajuan. Panasonic naik dari peringkat 10 ke 6 bersama dengan Sony yang juga menduduki peringkat 6. Disusul dengan Hewlett Packard (HP) naik dari peringkat 11 ke 8 dan juga Sharp dari 13 ke 9.
Sementara LG Electronics (LGE) turun dari posisi 6 ke 12. Mereka kehilangan poin karena produk-produknya dinilai boros energi.
“Dengan adanya program ini, beberapa perusahaan membuat kemajuan pada produk elektronik untuk masa depan yang lebih hijau. Sekarang semua perusahaan perlu menjaga komitmen mereka untuk membuat produk yang bebas PVC dan BFR secara masal dan tepat waktu,”tutup Iza.
Berikut peringkat perusahaan-perusahaan elektronik tersebut menurut Greenpeace:
1. Nokia
2. Sony Ericsson
3. Philips
4. Motorola
5. Apple
6. Panasonic dan Sony
7. – (belum ada)
8. HP
9. Sharp
10. Dell
11. Acer
12. LG Electronics
13. Samsung
14. Toshiba
15. Fujitsu
16. Microsoft
17. Lenovo
18. Nintendo


