Yang Dibutuhkan Di Facebook Hanya Mengontrol Apa Yang Bisa Dibagi Atau Tidak

CEO Mark Zuckerberg dalam konferensi F8 di San Francisco, California, AS, Rabu (21/4/2010) (kompas.com)
CEO Facebook Mark Zuckerberg menanggapi kritikan mengenai kebijakan pengaturan privasi yang membingungkan dan sering berubah di Facebook. Ia mengatakan bahwa semua yang dilakukan saat ini demi mengikuti kebutuhan orang di era internet terbuka.
Cara orang berpikir soal privasi sedikit mengalami perubahan. Yang mereka butuhkan hanya mengontrol apa saja yang bisa dibagi dan apa yang tidak. Bukan lagi privasi yang komplit. Dan juga bukan serba rahasia yang mereka inginkan, kata Mark Zuckerberg dalam wawancara dengan Time yang dilansir situs Telegraph, Jumat 21 Mei 2010.
Facebook menerapkan pengaturan privasi opt-out, di mana pengguna harus memilih siapa yang tidak boleh melihat informasi yang ditampilkannya ketimbang pendekatan lebih aman secara opt-in atau untuk siapa konten dibagi.
Ia mengatakan bentuk transformasi paling besar yang terjadi pada generasi saat ini adalah semakin banyak informasi yang dibagikan kepada publik. Menurut pandangannya, perubahan kebutuhan berbagi tersebut malah sedang dimulai dan Facebook berusaha melayaninya.
Ia mengaku tak khawatir dengan keresahan jutaan orang yang mengeluh dengan pengaturan privasi di Facebook untuk saat ini.
Fyi, ribuan orang mengancam akan keluar dan menghapus akunnya di Facebook pada 31 Mei 2010 sebagai bentuk protes dan tekanan kepada Facebook.


